Foto Jogja Tempo Dulu

Mungkin anda yang pernah bepergian ke Kota Gudeg ini tidak asing lagi dengan tempat-tempat ini. Ternyata sekarang jauh keadaanya dengan tempoe doeloe. dan sekarang coba anda bandingan dengan keadaan sekarang foto-foto berikut ini :           monggo !!?

Rumah Sakit Mata Dr. Yap tahun1925
Bangunan rumah sakit ini terletak di Jl. Cik Di Tiro, artinya berada di pusat kota. Tidak jauh dari kampus UGM, tidak jauh dari pusat perbelanjaan baik yang ada di kawasan Jl. Solo (Jl. Urip Sumoharjo) maupun kawasan Maliobro dan Mangkubumi. Berdekatan dengan kampus UII Jl. Cik Di Tiro. Dan sekarang,di tahun 2003 ini, satu jalur jalan dengan kantor PP. Muhamaddiyah, yang letaknya hanya beberapa ratus meter sebelah utara dari RSM "dr, Yap".

Tamansari tahun 1881
 Bangunan Tamansari yang terletak di kompleks Beteng Kraton Ngayogyakarta, tepatnya di kampung Taman memang sudah ada sejak lama, sejak abad 18 bangunan Tamansari sudah ada. Kompleks bangunan Tamansari memang bermacam tidak hanya sejenis blumbang (kolam) yang disebut sebagai umbul atau secara lisan sering dilafalkan menjadi ngumbul. Satu bangunan lain yang terletak di sebelah barat bangunan utama Tamansari adalah satu pintu gerbang. Pintu gerbang ini pada tahun 2001, setidaknya seperti bisa dilihat dalam foto sudah dipugar sehingga kelihatan lebih bagus dan terawat. Padahal pada tahun 1881, seperti bisa dilihat dalam foto juga, kelihatan sekali tidak terawat dan terbengkalai. Bahkan, pada tahun 1970-an, kondisi seperti tahun 1881 pun masih sama, barangkali malah bisa disebut parah dari tahun-tahun sebelumnya

Pasar Ngasem Tahun 1809
 Di Yogyakarta, tepatnya di wilayah Kecamatan Kraton, dan hanya berjarak sekitar 200 m dari gerbang Kraton Yogyakarta serta berhimpitan dengan Tamansari, terdapat sebuah pasar yang dikenal sebagai 'pasar burung", meskipun sebenarnya merupakan pasar umum, sebab tidak hanya jenis binatang dan burung saja yang ada di pasar tersebut. Pasar tersebut dikenal dengan nama Pasar Ngasem.

Pasar Ngasem memang terletak di tengah kampung dari beberapa kampung yang mengitari. Pasar ini berada di wilatah kampung Taman. Tetapi letaknya berdekatan dengan kampung Kadipaten Wetan, Kadipaten Kidul, Ngadisuryan dan Kadipaten Kidul. Pasar ini tidak hanya dikenal oleh masyarakat kampung yang ada disekitarnya, tetapi juga dikenal oleh masyarakat di luar wilayah Kecamatan Kraton, bahkan bisa disebut warga Yogyakarta mengenal Pasar Ngasem ini. Orang asing atau turis menyebutnya sebagai bird market.


Masjid Kauman Tahun 1925
Malioboro tahun 1936
 Malioboro yang menjadi salah satu simbol bagi Yogyakarta telah mengalami banyak perubahan. Melihat malioboro sekarang menunjuk kemajuan yang ada mungkin membuat orang kagum, setidaknya dari segi fisik. Namun mengurangi suasana yang pada waktu dulu mungkin pernah ada, misalnya keteduhan sepanjang jalan kawasan malioboro. Meskipun malioboro menjadi tempat dagang (dulu maupun kini), tetapi ada suasana lain yang tidak bisa ditemui ditempat lain, setidakya ada sentuhan kultural. Namun malioboro sekarang sepenuhnya adalah untuk kepentingan niaga. Bukan persoalan benar atau salah, tetapi orang segera tahu, bahwa malioboro telah berubah. Foto malioboro tahun 1936, yang diambil dari tugu teteg (tugu kereta api) setidaknya bisa menunjukan perubahan teteg dulu dan sekarang, dan ini artinya tugu teteg dan sekitarnya telah mengalami banyak perubahan. Apalagi jika melihat malioboro tahun 1949, di mana republik Indonesia belum lama merdeka, malioboro telah mengalami perubahan, padahal hanya selisih 13 tahun. Dua foto malioboro "tempo doeloe" setidaknya bisa membuka ingatan masa silam menyangkut malioboro dan menaruhnya pada realitas malioboro sekarang. Perubahan akan segera bisa dilihat.

Tugu Yogya Tahun 1928
 Tugu Yogya yang terletak di tengah jalan utama di kota Yogyakarta: Lurus ke selatan menuju pagelaran Kraton. Artinya, letak Tugu , memang persis ada di tengah-tengah jalan, dari arah utara menuju kawasan malioboro. Disekitar kawasan tugu ini telah banyak perubahan. Misalnya, di dekat bangunan tugu ini telah ada bangunan rumah makan "Pizzahut". Melihat tugu yang tertera dalam foto ini, yaitu tahun 1928 dan melihat tugu pada tahun 2002 ini, dengan segera orang akan melihat adanya perubahan,. Setidaknya pada sekitarnya, bukan pada bangunan tugunya, meskipun tugunya juga telah mengalami perubahan. Sesungguhnya melihat tugu tidak bisa dipisahkan dari bangunan Kraton, karena Tugu dianggap sebagai "titik pandang" dari Kraton, terutama darii Sitihinggil lurus menuju Tugu dan gunung Merapi.
Itulah Tugu, yang acap dianggap sebagai salah satu simbol Yogyakarta.


Kantor Pos Tahun 1955
 Letak Kantor Pos berdampingan dengan Bank BNI. Sama-sama di depan pintu "gerbang" Kraton dan lintas kawasan malioboro. Seperti halnya, Bank BNI, kantor pos juga telah mengalami renovasi, namun tidak sepenuhnya menghancurkan seluruhnya dan mengganti dengan bangunan yang baru. Dalam kata lain, Kantor Pos tahun 1955 dengan Kantor Pos yang sekarang pasti ada yang membedakan., karena jamannya memang telah berbeda. Namun yang pasti, dengan melihat foto kantor Pos tahun 1955, orang akan segera mengingat akan masa silam: bahwa Yogya di masa silam telah ada bangunan bagus, namun tidak sedikit yang telah lenyap.

>>> http://ariefbasuki.multiply.com/photos/album/4/Yogyakarta_Tempo_Doeloe





Posted by Warta Digital on 10/26/2010 08.45.00 AM. Filed under . Kamu bisa ikuti semua artikel melalui :

0 komentar for "Foto Jogja Tempo Dulu"

Leave a reply